Senin, 09 Maret 2015

Gejala Kanker Payudara Stadium 2

Penyakit kanker payudara saat ini tergolong sebagai penyakit paling mematikan bagi kaum hawa. Sekecil apapun efek awaldari penyakit ini, akan tetap berbahaya jika gejalanya tidak diketahui dan tidak ditangani secara benar dan cepat. Penyakit kanker payudara ini memiliki 2 jenis stadium yaitu stadium awal (stadium 1) dan stadium lanjut (stadium 2-4). Pada kanker payudara stadium 1, penanganan masih mudah dan kemungkinan untuk sembuh juga masih besar. Lalu bagaimana dengan Kanker Payudara Stadium 2? Bagaimanakah penyebab dan gejala kanker payudara stadium ini?

Pada Kanker Payudara Stadium 2, kanker dikategorikan sebagai kanker yang invasive. Dimana pada kondisi ini, kanker telah menyebar keluar pada bagian kantung susu, kemudian menyerang jaringan sekitarnya dan bahkan bisa menyebabkan penyebaran ke bagian tubuh lainnya seperti kelenjar limpa dan juga yang lainnya melalui peredaran darah.

Lalu apa penyebabnya?

Kanker payudara stadium ini terjadi karena lambatnya penanganan saat terjadinya kanker payudara stadium 1. Ya, pada stadium 1 kanker payudara akan jauh lebih mudah untuk diobati namun permasalahannya banyak para wanita yang tidak menyadari (atau tidak mau menerima) bahwa dirinya terkena kanker payudara. Akibatnya, pengobatan yang dilakukannya cenderungasal-asalan dan bahkan ada yang sama sekali tidak berobat! Tidak heran kondisi ini membuat penyakit kanker payudaranyasemakin parah dan berlanjut ke stadium berikutnya.

Lalu bagaimanakah gejala terjadinya Kanker Payudara Stadium 2?

Gejala pada kanker payudara stadium ini sangat beragam pada bagian tubuh, namun berikut ini adalah beberapa gejala-gejala umum yang terjadi :
  • Jika terjadi luka pada bagian tubuh, maka penyembuhan akan cukup lama atau bahkan sangat lama.
  • Akan terjadi perubahan yang cukup mencolok pada bagian kulit dan juga tahi lalat.
  • Berat badan akan turun secara drastis dan cepat dikarenakan menipisnya lemak dan protein dalam tubuh.
  • Pola Buang Air Besar yang tidak teratur
  • Adanya bentuk seperti benjolan pada payudara
  • Sulit untuk menelan makanan secara kontinu
  • Agak tuli dan mendengung pada bagia telinga
  • Terasa Nyeri pada bagian tubuh tertentu
  • Adanya pendarahan yang tidak wajar
Baca juga artikel lainya Pengobatan Alami Kanker Payudara 2

Minggu, 08 Maret 2015

Fungsi Tuba Fallopi

Semua bayi manusia – termasuk Anda – mulai keluar sebagai telur kecil yang harus pergi dalam perjalanan panjang dan rumit melalui sistem reproduksi wanita. Pertama, telur yang dibuat dalam ovarium, di mana ia tinggal sampai ovulasi terjadi. Ketika ovulasi terjadi, sel telur dilepaskan dari ovarium ke dalam rongga panggul. Pada titik ini dalam perjalanan telur rentan karena tidak lagi terkandung dalam ovarium yang aman. Ini adalah ketika struktur penting yang dikenal sebagai tuba fallopi membantu telur keluar.
Tuba fallopi, juga dikenal sebagai saluran telur atau tabung rahim, bertanggung jawab untuk membawa telur ke rahim. Tuba fallopi memiliki cabang seperti jari, yang disebut fimbriae, yang menjangkau ke dalam rongga panggul dan mengambil telur yang dilepaskan. Telur ini kemudian dibawa ke dalam tuba fallopi di mana ia akan melakukan perjalanan ke rahim.

Tidak hanya tuba fallopi mengumpulkan dan mengangkut telur, juga lokasi di mana pembuahan terjadi. Sel sperma yang masuk ke sistem reproduksi melakukan perjalanan melewati vagina sampai ke tuba fallopi tempat mereka membuahi sel telur. Telur yang sudah dibuahi kemudian melanjutkan perjalanannya menuju rahim di mana ia akan tertanam dan aman berkembang menjadi bayi.
Masalah Medis Terkait dengan Tuba Fallopi

Tuba fallopi adalah struktur penting yang terlibat dalam kesuksesan reproduksi dan, seperti pada semua struktur dalam tubuh manusia, kadang-kadang terjadi masalah yang menghambat kemampuan struktur untuk berfungsi dengan baik. Seperti yang Anda ketahui, fungsi utama dari tuba fallopi adalah untuk mengangkut telur dari ovarium ke rahim. Sayangnya, ada beberapa masalah medis yang dapat terjadi yang menyebabkan penyumbatan tuba fallopi dan membuatnya tidak dapat mengangkut telur. Tiga dari masalah medis yang paling umum yang menyebabkan penghalang dari saluran tuba adalah kehamilan ektopik, penyakit radang panggul, dan endometriosis.

Kehamilan ektopik adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kehamilan yang tidak terjadi dalam rahim. Sebagian besar kehamilan ektopik terjadi ketika telur dibuahi tertanam ke sisi tuba fallopi, bukan ke sisi rahim. Kehamilan ektopik bisa mengancam jiwa ibu dan meskipun janin yang telah tertanam tidak dapat bertahan hidup di lokasi itu. Untuk mengobati kehamilan ektopik wanita harus menjalani operasi untuk menghilangkan telur yang tertanam sebelum tumbuh terlalu besar dan memecahkan tabung fallopi. Meskipun operasi diperlukan, menjalani operasi dapat menyebabkan masalah di masa depan. Selama operasi, jaringan parut dapat terbentuk dalam tuba fallopi, yang dapat menghambat telur dimasa depan untuk merambat di dalam tuba fallopi dan menyebabkan kehamilan ektopik lain.

Penyakit radang panggul, juga dikenal sebagai PID, adalah infeksi organ reproduksi wanita, termasuk rahim, saluran tuba dan ovarium. Bakteri infeksius yang paling sering dikaitkan dengan infeksi karena penyakit menular seksual, seperti gonore dan klamidia. Bakteri memasuki vagina selama hubungan intim dan dapat melakukan perjalanan ke saluran tuba tempat mereka menginfeksi jaringan. Infeksi jaringan sehat dapat membentuk bekas luka jaringan yang dapat mempersempit tuba fallopi atau menyumbat seluruh tabung.

Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan yang seharusnya tumbuh dalam rahim malah tumbuh di dalam bagian yang berbeda dari tubuh, termasuk ovarium, tuba fallopi, dan bahkan permukaan luar rahim dan rongga panggul. Masalah dengan jaringan tumbuh ini di tempat yang tidak biasa adalah bahwa mereka masih bertindak seolah-olah mereka berada di rahim. Jaringan ini akan menumpahkan darah dan menjadi bengkak bulanan, seolah-olah mereka berada di rahim. Jaringan ini sering merusak daerah mereka ditemukan dalam dan menciptakan jaringan parut. Ketika endometriosis terjadi dalam tuba fallopi, jaringan parut dapat menyebabkan obstruksi dari tabung.

Baca juga artikel lainya Obat Tradisional Tuba Fallopi

Jumat, 06 Maret 2015

Pengertian Torsio Testis

Jika penyakit-penyakit sebelumnya yang telah dibahas, korban utamanya adalah pria dewasa, namun kali ini justru sebaliknya. Ya, penyakit pada organ reproduksi pria ini sebagian besar menyerang pada anak-anak atau remaja. Penasaran? Luangkanlah waktu Anda sejenak untuk membacanya.

Penyakit ini sering dikenal dengan nama torsio testis, mungkin dibenak anda langsung mengucap penyakit apa lagi ini. Anda harus sadar bahwa hari ini dunia sudah berkembang dan manusia hidup dengan banyak sekali produk-produk yang instant, hal inilah yang memicu penyakit-penyakit baru untuk terus bermunculan.

Torsio testis kerap sekali menyerang anak laki-laki atau remaja, meskipun pria dewasa juga berisiko mengalaminya, namun kecil sekali. Menurut laman medicalnewstoday.com, torsio testis terjadi ketika testis melintir atau berputar sehingga akan menghentikan aliran darah ke testis itu sendiri.

Hal ini dikarenakan perkembangan abnormal dari funikulus spermatikus, spermatikus adalah selaput yang membungkus testis. Gejalanya sendiri, seperti yang dilansir oleh laman yang sama, yaitu :
  • Nyeri tiba-tiba atau berat dalam satu testis, hal ini bisa Anda rasakan pada saat berjalan atau testis Anda dalam posisi bergerak.
  • Skrotum, yang merupakan kantong longgar pembungkus testis membengkak.
  • Muntah.
  • Mual.
  • Rasa nyeri pada perut.
  • Rasa nyeri pada testis mendadak hilang. Hal ini dikarenakan testis kembali ke posisi normal secara tiba-tiba. Namun yang perlu diingat adalah bahwa hal ini bukan patokan bahwa Anda sudah tembuh, melainkan gejala yang normal terjadi.
Pengobatan pada torsio testis tidak sesimpel penyakit-penyakit organ reproduksi lain yang sebagian banyak mengandalkan antibiotik sebagai solusinya. Torsio testis sendiri sangat berbeda, karena bukan disebabkan oleh virus atau bakteri. Penyakit ini lebih kearah kelainan fisik (berputar atau melintirnya testis).

Untuk mengobatinya, testis penderita harus dikembalikan ke posisi semula. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan lebih lanjut. Jika Anda menunda untuk melakukannya, maka Anda baru saja membiarkan testis Anda untuk rusak. Tentu Anda tidak ingin hal itu terjadi bukan?

Ada dua kemungkinan yang akan dilakukan oleh dokter seperti yang dilansir oleh laman medicalnewstoday.com, yaitu :
  • Cara manual
 Dalam hal ini, dokter akan melakukan dorongan-dorongan kecil pada skrotum (kantong testis) dan berusaha untuk memperbaiki letaknya. Hal ini bisa berhasil, namun jarang sekali ditemukan.
  • Dengan operasi
Operasi adalah cara yang paling ampuh untuk kasus seperti ini. Pada saat operasi dokter akan membuat irisan pada skrotum untuk bisa menjangkau testis di dalam. Lalu, secara perlahan skrotum akan dikembalikan ke posisi normalnya. Kemudian dokter akan menjahit satu atau dua testis sekaligus ke bagian yang memungkinkan guna menghindari hal yang sama terjadi lagi.

Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional torsio testis

Kamis, 05 Maret 2015

Faktor-Faktor Diabetes Melitus

Diabetes Mellitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula darah, hal ini terjadi karena glukosa (gula sederhana) di dalam darah terlalu tinggi. Sehingga tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar atau tidak sempurna. Dalam kinerjanya, makanan setelah cenderung membuat glukosa darah meningkat dan akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Insulin bergerak membuat gula ke dalam sel untuk diubah menjadi energi atau sebagai cadangan energi. Namun, jika terlalu banyak glukosa dalam darah sulit untuk membuat insulin bekerja dengan baik. Hal ini dapat terjadi biasanya pada orang yang memiliki usia lebih dari 30 tahun atau lebih tua. Dengan kurangnya aktivitas yang mengeluarkan energi dapat menjadi pemicu tumbuhnya penyakit mellitus. Kadar gula darah dalam batasan normal adalah antara 70-110mg/liter.

Menyebabkan

Penyebab diabetes biasanya karena hasil insuli tidak cukup untuk mengakomodasi kadar gula dan sel-sel tubuh tidak merespon insulin. Dan ini biasanya terjadi karena kandungan lemak yang besar dalam tubuh tidak sempurna karena kurangnya aktivitas setiap hari. Penyebab lainya biasanya dikarenakan:

- Kurangnya insulin karena virus atau faktor gizi pada saat anak-anak tidak memadai.

- Pengaruh genetik atau keturunan

- Terjadinya obesitas

- Tingginya kadar kortikosteroid

- Adanya kehamilan yang membuat kurangnya kadar insulin dalam darah

- Tubuh racun yang mempengaruhi kinerja insulin

Gejala Penyakit Diabetes Insulin

-Kelebihan gula darah di atas 160-180 mg / dl, membuat urin dicampur dengan gula.

-Ketika gula darah berada dalam tekanan yang lebih tinggi akan terjadi poliuri

-Terjadinya polidipsia atau haus berlebihan

-Terjadinya penurunan berat badan

-Penglihatan kabur, mual dan pusing,

-Kurangnya daya tahan tubuh karena terlalu banyak berolahraga yang dilakukan secara tidak teratur

Faktor Yang Dapat Menyebabkan Seseorang Terkena Diabetes Adalah:
  • Faktor keturunan
  • Kegemukan/Obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahun
  • Tekanan darah tinggi
  • Angka triglycerid (salah satu jenis molekul lemak) yang tinggi
  • Level kolesterol yang tinggi
  • Gaya hidup moderen yang cenderung mengkonsumsi makanan instan
  • Merokok dan stress
  • Terlalu banyak konsumsi karbohidrat
  • Kerusakan pada sel pangreas
Sumber link: http://ramuantradisionalkita.com/pengobatan-tradisional-diabetes-melitus/

Selasa, 03 Maret 2015

Gejala Ginjal Bocor

Penyakit yang satu ini lebih dikenal dengan sebutan ginjal bocor, istilah bocor ginjal sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Istilah bocor ginjal mungkin diberikan oleh dokter yang mendiagnosis sindroma ini untuk memudahkan pemahaman.


Sindrom nefrosis bisa mengenai orang dewasa atau anak-anak. Pada anak-anak, gejala ini biasanya terjadi pada usia 3-4 tahun. Sebagian besar anak-anak ini menderita bentuk sindrom nefrosis yang disebut minimal change disease, penyakit dengan perubahan minimal. Kebocoran pada ginjal disebabkan oleh kerusakan pada pembuluh darah kecil (glomeruli) di dalam ginjal yang memfiltrasi/menyaring kotoran dan kelebihan air dalam darah. Glomeruli yang sehat menjaga protein dalam darah (terutama albumin) yang dibutuhkan untuk memelihara jumlah cairan yang tepat dalam tubuh (dari penyerapan hingga pengeluaran) melalui urin. Jika rusak, glomeruli membiarkan jumlah protein dalam darah keluar dari tubuh melalui urin.

Kebocoran ginjal ini sangat membahayakan bagi tubuh maka dari itu, diperlukan penanganan khusus pada penyakit atau kerusakan ginjal. Di sini kami sebagai agen obat herbal online terbesar dan terpercaya, mempunyai solusi obat ginjal bocor dengan herbal yang sudah terbukti ampuh dapat mengatasi ginjal bocor.

Menurut dr Parlin ada dua penyebab sindrom nefrotik , yakni :
  • Penyebab primer berupa faktor imunologi dan
  • Penyebab sekunder yakni yang terjadi karena diabetes , malaria , atau obat-obatan .
Gejala Ginjal Bocor

Berikut beberapa gejala umum penyakit ginjal bocor :
  • Nafsu makan berkurang
  • Volume urin berkurang
  • Air kencing atau urin berbusa
  • Sesak napas akibat penimbunan cairan di rongga sekitar paru-paru
  • Lutut dan kantong zakar (pada pria) membengkak
  • Pada anak bisa terjadi penurunan tekanan darah ketika sedang berdiri . Tekanan darah penderita bisa rendah ataupun tinggi
  • Terjadi peradangan pada lapisan perut . Ini karena adanya infeksi di daerah perut . Infeksi ini diduga karena berkurangnya pembentukan antibodi atau hilangnya antibodi yang keluar bersama urin .
  • Terjadi kelainan pembentukan darah yang bisa meningkatkan risiko pembekuan di dalam pembuluh darah.
Baca juga artikel lainya Obat Tradisional Ginjal Bocor

Pengertian Fistula Ani

Fistula Ani adalah Saluran abnormal yang menghubungkan antara dua rongga tubuh. Penyakit ini berawal dari dalam anus ( Anorektal) kemudian menembus ke bokong ini terjadi karena saluran kantong kandung kemih yang terlalu penuh maka sisa air kemih yang terlampau banyak mencari jalan keluar melalui terbentuknya abses yang terletak disekitar daerah kemaluan dan bokong. Fistula ani sering terjadi pada laki laki berumur 20 – 40 tahun, berkisar 1-3 kasus tiap 10.000 orang. Sebagian besar fistula terbentuk dari sebuah abses (tapi tidak semua abses menjadi fistula). Sekitar 40% pasien dengan abses akan terbentuk fistula.

Fistula ani juga dapat terjadi pada pasien dengan kondisi inflamasi berkepanjangan pada usus , seperti pada Irritable Bowel Syndrome (IBS), diverticulitis, colitis ulseratif , dan penyakit crohn , kanker rectum , tuberculosis usus , HIV-AIDS , dan infeksi lain pada daerah ano-rektal. Pada penderita Fistula Ani, sering mendapatkan keluhan terutama pada Fistula Ani yang sudah berlubang lebih dari satu ( Horseshoe) Penderita sering mengeluarkan  kentut dilubang bahkan  Ketika BAB tinja kadang-kadang keluar dari lubang . Fistula ani sering mengeluarkan cairan berwarna kuning , nanah , dan darah .

Pada penderita fistula biasanya sering mengeluh beberapa gejala, seperti berikut ini :
  • Nyeri, yang bertambah pada saat bergerak, defekasi, dan batuk.
  • Keluar darah atau nanah dari lubang fistula
  • Iritasi atau ulkus di kulit di sekitar lubang fistula
  • Gatal sekitar anus dan lubang fistula
  • Benjolan (Massa fluktuan) bila masih berbentuk abses
  • Demam, dan tanda tanda umum infeksi
Penyebab fistula ani

Fistula ani ini terjadi karena beberapa penyakit yang menyerang anus ataupun usus. Apapun beberapa penyakit yang dapat memicu timbulnya penyakit fistula ani ialah sebagai berikut:
  • Hiv
  • Sakit chron
  • TBC
  • Kanker usus
  • Kanker anus
Ciri-ciri fistula ani

Adapun ciri-cirinya ialah sebagai berikut:
  • Adanya benjolan di bagian anus atau kemaluan
  • Benjolan yang terasa sakit
  • Pada bagian dubur sering merasa gatal
  • Terasa sakit bila akan bergerak
  • Demam yang tinggi
  • Benjolan yang mengeluarkan darah atau nanah
link sumber: http://obattradisionalacemaxs.net/obat-tradisional-fistula-ani/

Minggu, 01 Maret 2015

Penyebab Penyakit Kista Payudara

Kista payudara adalah sebuah penyakit ketika di dalam payudara terdapat kantung berisi cairan. Kista membentuk benjolan bulat atau oval, menyerupai balon yang berisi air. Benjolan ini dapat terbentuk dalam ukuran kecil atau bahkan besar sekalipun, dengan diameter sekitar 1 sampai 2 inci (2.5 sampai 5cm). Bila benjolan berukuran besar, jaringan payudara yang berada di dekatnya dapat tertekan dan menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan pada payudara.


Penyakit ini dapat dialami oleh semua wanita. Namun, seringkali penyakit ini akan menyerang wanita yang berumur 35 tahun hingga 50 tahun yang belum mengalami menopause. Anda dapat memiliki satu atau banyak kista. Hal ini mungkin hanya Anda temukan di salah satu bagian atau bahkan kedua payudara Anda. Namun, penyakit ini tidak mengarah pada kanker payudara dan tergolong jinak. Biasanya penyakit tersebut akan menghilang dengan sendirinya setelah menopause. Meski begitu, apabila Anda mengalaminya, lebih baik Anda memeriksakan diri ke dokter. Dengan begitu, Anda mungkin dapat mendeteksi benjolan baru pada payudara Anda sekaligus mengetahui perubahan abnormal lain yang mungkin tidak Anda rasakan sebelumnya.

Gejala

Ketika kista pada payudara Anda masih berukuran kecil, Anda mungkin tidak akan merasakan tanda dan gejala apapun. Namun, apabila ukuran kista sudah membesar, Anda mungkin akan merasa sakit dan nyeri di daerah payudara Anda. Selain itu, apabila Anda mengalami kista payudara sebelum menopause, biasanya ukuran payudara Anda akan membesar diikuti dengan rasa nyeri. Namun, bila Anda mengalami hal ini setelah menopause, ukuran payudara Anda akan mengecil diikuti dengan tanda dan gejala lain, seperti payudara terasa sakit.

Penyebab

Penyebab pasti dari kista payudara masih belum diketahui. Namun, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa kelebihan estrogen dalam tubuh dapat merangsang jaringan yang ada pada payudara di mana hal itu secara tidak langsung memainkan peran dalam perkembangan kista pada payudara. Selain itu, ada pendapat lain yang meyakini bahwa kista payudara berkembang ketika kelenjar dan jaringan ikat pada payudara menghambat saluran susu. Akibatnya, kelenjar dan jaringan ikat tersebut akan melebar (dilatasi) dan kemudian terisi oleh cairan.

Baca juga artikel lainya obat tradisional kista payudara